Kamis, 25 Oktober 2012

OTAK KANAN DAN OTAK KIRI


Ketika kita berbicara masalah intelektual dan emosional  maka kata-kata otak kanan dan otak kiri  akan hadir sebagai pelengkap yang wajib. Karena banyak orang yang menganggap  masalah-masalah yang datang dengan mudah diselesaikan dengan intelektual yang menopang atau otak kiri, dan justru sebaliknya emosional jarang digunakan apabila masalah menimpa seseorang padahal faktanya kesuksesan dalam segala bidang itu lebih condong dengan emosional karena banyak orang yang intelektualnya tak bisa diragukan lagi justru menjadi orang yang gagal atau mungkin berhasil menjadi apa yang diingginkan tapi akhir-akhirnya justru menjadi langganan meja hijau
    Tahukah kita bahwa orang yang hanya mengandalkan intelektual semata adalah orang yang berpikir dengan otak kiri dengan kata lain ia akan termasuk golongan kiri ,dan sebaliknya kecerdasan emosional (EQ) itu ada di otak kanan dengan kata lain orang yang mengandalkan EQ adalah golongan kanan.
     Buktinya sejak 1930-an para pakar meyakini bahwa otak kiri adalah otak rasional, yang terkait dengan IQ. Sementara otak kanan adalah otak emosional ,yang terkait dengan EQ. Dan 80% dari  kesuksesan itu yang menentukan adalah otak kanan lantaran tak terpisahnya otak kanan dengan EQ
    Tanpa kita sadari ternyata alam banyak memberikan kita contoh-contoh yang akan mendukung kesempurnaan teori  diatas sebagai contoh
·         Budaya islam, kristen, dan indonesia,akrab dengan  istilah- istilah serba kanan yangseluruhnya identik dengan kebaikan.
·         Kalau kitab suci  Al-qur’an punya istilah’ golongan kanan’ ,maka injil juga punya istilah ‘domba sebelah kanan’.
·         Kalau orang padang punya istilah’langkah kanan’ maka orang  batak punya istilah ‘jalan sebelah kanan’. Bangsa indonesia sendiri punya istilah ‘tangan kanan’ dan semua itu berarti kebaikan
·         Al-quran dibaca dari kanan ke kiri, tidak seperti kitab-kitab yang lainnya
·         Dalam bahasa inggris kata’RIGHT’ berarti’ benar’ dan secara kebetulan juga berarti ‘kanan ‘ mungkin itu isyarat bahwa yang kanan itu selalu benar
·         Dan secara kebetulan juga kata ‘LEFT ’ berarti’ kiri’ dan’ ketinggalan’ mungkin ini isyarat bahwa golongan kiri itu selalu ketinggalan
·         Dalam lalu lintas kita akan menemukan rambu-rambu bertuliskan “Gunakan lajur kanan untuk mendahului.” Dan sebaliknya “Gunakan lajur kiri untuk lambat-lambat.”dan kita pasti sudah tahu maksudnya bahwa golongan kanan itu selalu mendahului golongan kiri.
·         Dalam angkutan umum kita sering mendengar penumpang berteriak “kiri-kiri”.maka angkutan akan melambat dan berhenti. Mungkin ini isyarat bahwa kiri itu artinya lambat-lambat 
·         Ketika wisuda, rektor memindahkan tali ditopi wisudawan dari kiri ke kakan.ungkin ini isyarat, “selamat tinggal dunia kampus yang kiri .dan selamat datang dunia nyata yang kanan.”
·         Ketika lagu khas jawa timur dinyanyikan,”rek ayo rek!.” Maka kita akan bergumam,”right,ayo right!,”he he he
·         Kesimpulannya nganan  itu lebih baik daripada ngiri.
Jadi masihkah kita mempertahan kan kebiasaan kita menjadi golongan kiri yang ALLAH akan tempatkan di neraka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar